Penerbit Falcon

Melankolia Ninna - Robin Wijaya

Mei 01, 2017




Melankolia Ninna #Blue Valley Series
Judul : Melankolia Ninna
Penulis : Robin Wijaya
Penyunting : Jia Effendie
Penerbit : Falcon Publishing
Tebal : 234 hlm; 13x20 cm
ISBN : 978-602-60514-1-7
Rate : 3/5 Bintang


Menceritakan tentang sepasang suami istri bernama Gamal dan Ninna, mereka saling saling mencintai, namun di perjalanan rumah tangganya, mereka mendapat musibah, Ninna mengalami kanker rahim, membuat Ninna harus mengangkat rahimnya. Dan mereka tidak akan mempunyai anak untuk selamanya.

Sebenarnya dari awal cerita, buku ini sudah menemui konfliknya, yaitu saat Ninna tridak mempu memberikan anak pada Gamal. Walaupun hingga ke pertengahan aku merasa cerita berjalan agak lamban , dan belum menemui klimaks konfliknya.

Menurutku cara penulis bercerita cukup asik, di tambah dengan tokoh Gamal, yang di karakterkan sebagai orang yang cukup konyol. Cukup mencairkan ketegangan dalam cerita. Dan bisa beberapa kali membuatku tertawa.

Plot yang maju mundur, menggunakan dua sudut pandang Tokoh Utama yaitu Gamal dan Ninna sendiri, cukup menarik karena aku selalu suka sudut pandang yang lebih dari satu.

Jujur dari awal aku melihat buku ini, hanya satu hal yang membuatku tertarik, yaitu Judul Bukunya , menggunakan kata Melankolia atau bisa di sebut Melankolis, yang mengartikan keadaan hati yang sedih san mengisyaratkan kesedihan yang cukup mendalam. Dan harus aku akui, aku tidak menemukan sesuatu yang benar-benar terasa mendalam disini. Kurang menyentuh dari seharusnya. Kesan depresi yang di hadapi oleh ke dua Tokoh Utama itupun tidak begitu terasa menurutku.

Ending yang sebenarnya cukup baik, namun masih terasa tidak adil bagiku, aku melihat masih ada keegoisan Ninna di ending, dan penerimaan Gamal setelahnya. Dan menurutku itu kurang adil untuk salah satu pihak.

Tapi, secara keseluruhan aku cukup suka dengan buku ini. Ada pelajaran yang bisa diambil. Tentang bagaimana mempertahankan Rumah Tangga yang memang diawali dengan hal yang tidak mudah.  Untuk orang yang akan memasuki hidup Berumah Tangga, aku cukup merekomendasikan buku ini.

“Gamal mencintaiku, dan itu saja sudah cukup. Oleh karena itu bsetiap kali ada orang yang bertanya tentang alasanku menerima dia sebagai suami, aku akan dengan sangat bangga mengatakan kalau dia mencintaiku.” Hal. 218.


Itu salah satu kutipan yang cukup kerasa buat aku, karena juga alasanku menerima dia sebagai calon Suamiku. J

You Might Also Like

0 komentar

SUBCRIBE ME



Temui aku di Twitter

Pengikut